ujian itu datang lagi. entah kenapa kini begitu sering menerpa. kesabaran dan kepercayaanku mulai goyah. apakah ini akan berhasil? apakah ini akan berakhir dengan bahagia seperti yang selalu ku bayangkan selama ini atau malah hanya akan menjadi ilusi semata di penghujung cerita?
entah apa yang salah dengan kami saat ini. apakah rasa yang selama ini kami tanam selama ini mulai pudar? jujur terkadang ku rasakan debaran itu perlahan mulai sirna. mungkin begitu juga dengan mu. aku tak tahu. kini ku hanya bisa menyerahkan semuanya pada waktu. biarkan ia yang menjawab.
jika dapat ku putar waktu, rasanya tak ingin ku beranjak pergi dari mu selama ini, sejauh ini. tapi ku tak bisa berbuat apa-apa. ku hanya bisa berharap semoga aku tidak membuang waktu mu selama ini yang hanya menunggu ku kembali ke sana. di tahun terakhir ini rasanya semakin berat rintangan yang menghadang. kesabaranku benar-benar dipertanyakan. akankah semua ini percuma? andai kau tahu bagaimana rasanya jadi aku, mungkin kau tak kan berucap begitu. satu pintaku, pikirkan dan renungkan kembali untuk apa dan bagaimana selama ini kita bertahan menjalani masa-masa yang tidak mudah untuk dilewati. pikirkanlah dengan bijaksana. apapun keputusanmu aku akan menerima dengan ikhlas selama itu bisa membuat mu bahagia.
selamat malam cinta!
Rabu, 19 November 2014
Jumat, 14 Maret 2014
again and again
malam ini air mataku lagi-lagi menetes. biasanya bulir hangat itu jatuh ketika ku merasa rindu kepada dia yang ku sayang. kali ini juga begitu, tapi malam ini rasa rinduku dibalut dengan rasa kecewa.
malam ini aku menelofon nya untuk berbagi apa yang sedang ku rasakan, berbagi keluh kesahku dan berharap dapat mengobati sedikit kerinduan yang ku rasakan. awalnya aku sangat senang. tapi ternyata semua tidak seperti yang ku harapkan. aku kecewa. caranya menjawab panggilan telfonku terasa datar, hambar seperti orang yang sedang tidak ingin berbicara dengan ku. bahkan ada beberapa jawaban dimana dia menjawabnya dengan keras. sebenarnya ini bukan yang pertama kali. hal ini sudah beberapa kali terjadi. aku memperhatikan ketika dia selesai berkumpul atau apapun lah namanya itu perlakuannya kepadaku selalu berbeda. entah apa yang membuatnya seperti itu. setiap kali aku yang pertama kali meminta untuk berbicara dengannya melalui telefon selalu ada saja yang membuat perasaanku terluka. aku tau dia mungkin lelah dengan kegiatannya, tapi apa selalu seperti itu dan selalu terjadi di saat aku rindu dan ingin mengurangi sedikit kerinduanku kepadanya?
jujur, hubungan kami ini memang tidak senyaman dulu lagi. ada saja hal yang membuat kami merasa tidak seperti dulu lagi. aku tak tahu apa dia juga merasakan hal seperti itu. atau mungkin hanya aku saja yang merasa demikian? entahlah.
apa salah aku ingin menceritakan keluh kesah yang ku alami di sini kepada orang yang selama ini aku percaya, yang selama ini aku selalu merasa nyaman bercerita dengannya?aku tidak meminta waktu banyak untuk itu. hanya sebentar dari sekian banyak waktunya yang dia habiskan untuk orang lain, untuk orang-orang yang ku rasa tidak terlalu penting untuk hidupnya.
perlakuannya kepadaku meninggalkan tanya besar dalam benakku. sebenarnya aku ini siapa? apa artiku untuknya? pentingkah aku dalam hidupnya? pertanyaan-pertanyaan ini selalu berpurtar di dalam otakku. tak ada yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini kecuali dia.
aku hanya ingin hubungan kami seperti dulu lagi, seperti saat aku selalu ada di dekatnya. atau mungkin perlakuannya disebabkan karena perlakuanku juga berubah kepadanya? tapi ku rasa tidak ada yang berubah dariku. rasanya aku selalu bersikap dan melakukan hal yang sama kepadanya. lalu di mana letak salahnya sekarang? apa aku harus seperti ini? hanya bisa menangis di saat hati ini terluka, tanpa ia tahu apa yang ku rasakan.
Kamis, 13 Maret 2014
langit biru di musim semi hari ini begitu indah terlihat. akhirnya musim dingin akan segera berganti dengan hangatnya sinar mentari.
sore ini ketika ku menatap langit biru, sebuah benda terlihat di sana. sebuah pesawat terbang melintas di biunya langit sore ini. anganku melayang jauh membawa ku menuju sebuah pikiran kapankah aku akan kembali melintasi hamparan birunya langit berkilo-kilo meter dari permukaan laut untuk kembali pulang ke tanah air tercinta bertemu dengan mereka orang-orang yang ku sayang, bertemu dengan kekasih hati yang telah lama ku tinggalkan. entahlah, aku tak tahu pasti kapan waktu itu akan datang. tapi yang selalu ku yakini hari itu pasti akan tiba. aku akan berkumpul kembali bersama mereka. aku akan bertemu lagi dengan dia yang ku sayang. yang bisa ku lakukan saat ini hanya bersabar sampai Tuhan berkata telah tiba waktunya untuk ku untuk kembali ke Indonesia. jika ku menunggu dengan sabar waktu akan berjalan dengan cepat. aku tahu hari itu pasti datang.
untukmu di sana yang sedang menunggu ku, ku harap kau juga sabar menanti. seberat apapun masalah kita sebesar apapun rintangan dalam hubungan ini, tetaplah bertahan sampai tiba waktunya untukku untuk kembali merajut kebersamaan denganmu, mengganti hari-hari selama ku berada di sini berdua.
terima kasih untuk kesabaran dan penantianmu. untukmu di sana ku ucapkan selamat tanggal 13 yang ke 21 kalinya. semakin tinggi sebuah pohon semakin kencang angin menerpa, begitu juga dengan kita. semakin lama kita menjalani hubungan ini semakin besar pula ujian untk kita berdua. tapi selama kau dan aku masih bersama, aku yakin semua ujian itu insyaallah akan bisa kita lewati.
all of my love is for you RN :* ({})
Senin, 03 Maret 2014
?
orang bilang LDR itu memang susah. tidak salah. LDR memang sangat sulit dijalani. banyak yang harus dikorbankan termasuk perasaan. ada yang bilang padaku, "Tenang! LDR tidak akan sulit selagi komunikasi dijaga." tapi pertanyaannya jika komunikasi itu sendiri diputuskan untuk dihentikan apa yang akan terjadi?
ya, itulah yang saat ini ku rasakan. rasanya perih ketika mendengar kata-kata itu. rasanya apa yang selama ini kau jalani dan kau coba pertahankan sekuat tenaga terasa sia-sia. begitu mudahnya mengucapkan kata-kata untuk berhenti berkomunikasi sementara hanya itu satu-satunya jalan agar hubungan ini bisa terus bertahan.
aku merasa apa yang sudah kami jalani selama ini hanya sandiwara belaka. aku merasa apa yang coba ku berikan menjadi tidak ada artinya. memang mungkin aku tidak bisa memberikan yang terbaik selama ini, tapi aku selalu berusaha membagi yang menurut ku terbaik yang ku punya kepada dia, seseorang yang sangat ku sayang.
sekarang apa yang harus ku lakukan? hati ini sudah terlanjur terluka. air mata ini sudah terlampau banyak menetes. dulu aku percaya tetesan air mata ini ibarat hujan yang akan menyirami tanaman. tapi ketika air mataku sudah mulai kering? entahlah. mungkin sungai yang selama ini mengalir deras juga akan ikut mengering dan tanaman cantik di pinggirannya juga akan mulai ikut layu. karna sudah tak ada hujan lagi yang mengairinya.
perasaanku saat ini campur aduk. pikiranku kalut. tak tahu harus berbuat apa. apakah sekarang saatnya aku untuk menyerah? karna hati ini sudah terlanjur dikecewakan dan bahkan mungkin mengecewakan.
waktu
hari ini, ditemani sepi dan sunyi entah mengapa pikiranku melayang tentangmu.
hari ini aku kembali merindukan sosokmu. sosok yang aku harapkan dapat meleburkan rasa sunyi dan sepi yang sedang ku rasakan saat ini.
aku teringat kenangan-kenangan kita. bagaimana aku bisa tertawa lepas di depanmu, bagaimana aku bisa merubah mood-ku dalam sekejap hanya karna mu, bagaimana aku menangis di hadapan mu dan bagimana kau membuat ku kembali merasa nyaman dan menghapus air mataku. aku rindu saat-saat itu.
ketika mengingat kembali semua itu, bulir hangat air mataku tak henti-henti menetes. aku menyesal. ya, sangat menyesal. bukan menyesali mengapa bisa begini, mengapa harus seperti ini, mengapa kau dan aku harus terpisah. tapi aku menyesali mengapa tak begitu banyak waktu untuk kita membuat lebih banyak kenangan berdua, mengapa aku tak memanfaatkan waktu yang pernah ada untuk mengukir cerita bersama. itu yang paling ku sesali. rasanya terlalu sedikit waktuku bersama dengan mu sebelum kita harus dipisahkan seperti ini. terlalu sedikit kenangan yang bisa kuingat jika ku rindu hadir mu di sini.
aku hanya bisa berharap kelak di kemudian hari aku masih diberi kesempatan untuk menghabiskan waktuku dengan mu dan merajut lebih banyak kenangan berdua. aku tidak ingin lagi menyia-nyiakan sedetikpun waktu yang ku miliki saat berada di samping mu. karna sekarang aku sadar setiap detik kebersamaanku dengan mu sangat berharga.
salam rinduku untuk mu di sana RN :* ({})
Kamis, 13 Februari 2014
20
sudah 20 kali tanggal 13 berganti. tapi alhamdulillah kita masih bersama.
untuk mu yang tersayang ku ucapkan terima kasih banyak untuk segalanya. kau bukan hanya sekedar kekasih tetapi juga sahabat bagiku. kita selalu berbagi kesedihan dan kesenangan bersama. kau adalah orang yang membuat ku nyaman. kau membuat ku menjadi diri sendiri tanpa ada kepura-puraan di depan mu. kau menerima segala kekuranganku dan menyempurnakan dengan kelebihanmu. kau pria yang sabar dengan segala tindakan emosionalku.
masih banyak hal yang ingin ku bagi bersama mu. jadi tetaplah di sampingku, sampai nanti.
selamat tanggal 13 yang ke 20 kalinya sayang. sayangku selalu untuk mu RN :* ({})
Selasa, 11 Februari 2014
February 12th
Kalau menurut waktu indo sih sekarang sudah tanggal 12 Februari. Tapi kalau di sini harus menunggu beberapa jam lagi supaya tanggal 11 berganti menjadi tanggal 12.
Yaaa, 12 Februari adalah tanggal yang sangat bermakna bagiku dan mungkin bagi orang-orang di sekitarku, terutama buat orang tuaku. 12 Februari adalah tanggal di mana aku dilahirkan ke dunia ini 23 tahun yang lalu. Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu. Sekarang usiaku sudah memasuki 23, usia yang boleh dikatakan sudah bukan remaja lagi. Kalau jaman dulu seorang perempuan yang berumur 23 tahun pasti sudah memiliki beberapa anak.
Di usia yang ke 23 ini ada yang terasa berbeda di kehidupanku. Berbeda? Ya berbeda. Di usiaku ini aku benar-benar harus melangkah sendiri di negeri orang, di mana aku tidak memiliki sanak keluarga sama sekali di negeri tersebut. Demi masa depan aku meninggalkan orang-orang yang tersayang jauh di sana, dipisahkan jarak ribuan mil bahkan waktu pun sulit untuk mempertemukan kami walau hanya sebatas untuk mendengarkan suara masing-masing. Berat memang rasanya. Tapi mungkin Allah menyiapkan ini semua untuk ku agar aku bisa menjadi pribadi yang jauh lebih mandiri.
Di usiaku yang ke 23 ini pula aku merasakan rasa sayang yang begitu dalam kepada seorang pria. Sebenarnya dia sudah hampir dua tahun ini mengisi ruang hatiku. Dia pria yang selalu menyemangati setiap hariku membuat ku selalu tersenyum walaupun sekarang ini kami sedang berjauhan. Dia orang yang ku yakini akan selalu menjaga janjinya hanya untuk ku dan berharap suatu hari nanti kami akan diikat dalam sebuah ikatan yang suci. Kerinduan kepadanya membuat ku semakin yakin kalau dia memang yang terakhir untuk ku.
Kalau dihitung banyak sekali rahmat yang sudah diberikan Sang Khalik kepadaku sampai usiaku sekarang ini. Sekarang aku hanya berharap agar aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan yang terpenting aku ingin selalu menjadi orang yang selalu bersyukur atas segala nikmatNya.
Senin, 13 Januari 2014
Tanggal 13 untuk kesekian kalinya
hmmmm,,tak terasa hari ini sudah tanggal 13 kembali.
yaa, tanggal 13 di bulan pertama di awal tahun ini.
teruntuk dirimu yang jauh di sana, untuk kau yang ku sayang, selamat tanggal 13 kembali sayangku.
rasanya tidak ada yang berubah dari perasaanku kepadamu. semuanya masih terasa sama dari awal kita menjalani hubungan ini sampai sekarang. aku masih tetap sangat menyayangimu.
harapanku juga masih sama dengan bulan-bulan sebelumnya. kita masih akan selalu bersama melewati tanggal 13 di bulan-bulan mendatang, kita masih berdua, saling menjaga dan mempertahankan apa yang sudah kita coba bangun selama ini seberat apapun masalah yang kita hadapi.
sekali lagi, selamat tanggal 13 yang ke 19 sayangku.
peluk hangat untukmu selalu RN ({}) :*
Langganan:
Postingan (Atom)